0

Gereja St. Ignatius Loyola, Jl Malang

Bagi para pendatang yang tinggal di sekitar Setiabudi, Gereja Santa Theresia Menteng tentu tidak asing lagi. Akan tetapi, saya baru tahu kalau ternyata daerah Setiabudi ini tidak termasuk wilayah cakupan Paroki Santa Theresia, melainkan Paroki Jalan Malang yang berpusat di Gereja St. Ignatius Loyola. Gereja ini ternyata memiliki desain arsitektur yang cukup unik. Seperti apa gereja ini, serta keunikan apa yang ada di gereja ini?

Tentang Gereja

Sumber sejarah tentang gereja ini belum saya dapatkan secara tepat, karena website gereja ini juga sedang bermasalah. Meskipun demikian, bentuk arsitektur gereja yang menyudut di beberapa titik, seperti limas atau piramida ini menjadi salah satu ciri khasnya. Kalau boleh saya bilang, desain seperti ini tidak ditemukan di gereja-gereja yang usianya masih di bawah satu-dua dekade. Bentuk gereja seperti ini juga sempat saya jumpai di Paroki Nandan, Yogyakarta.

Interior Gereja St. Ignatius
Interior gereja yang unik

Salah satu perayaan Ekaristi mingguan di gereja ini dirayakan secara silencium, atau tanpa iringan lagu dan instrumental. Misa silencium dirayakan setiap hari Minggu pukul 20.00 WIB. Oh ya, hanya bunyi pintu perlintasan kereta api saja yang mengiringi misa karena memang gereja ini berhadapan dengan platform eks Stasiun Mampang yang terletak pada jalur Sudirman - Manggarai.

Jika menghayati suasana perayaan Ekaristi di gereja ini, terdengar suara kicauan burung menyelip di antara bait-bait liturgi. Betul sekali, selain memiliki desain bangunan yang unik, gereja ini juga memiliki desain jendela berwarna-warni (namun bukan gothic) yang menjadi tempat tinggal burung pipit. Majestic!

Ventilasi Sarang Burung
Ventilasi di belakang salib Yesus yang juga menjadi sarang burung
Gua Maria Gereja St. Ignatius
Gua Maria di sisi bangunan gereja

Lokasi Gereja

Gereja ini terletak di perempatan Jl. Malang dan Jl. Latuharhari. Gereja ini berada di tepi jalan dan dapat dilihat langsung apabila Commuter Line yang melintasi Sudirman-Manggarai berhenti di eks Stasiun Mampang.

Jadwal Perayaan Ekaristi

  • Misa Harian: 06.00
  • Misa Jumat Pertama: 18.00
  • Misa Sabtu Sore: 17.30
  • Misa Minggu: 06.30, 08.30, 17.30, 20.00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *