0

Candi Selogriyo

Berdiri di tepi perbukitan dengan pemandangan hamparan sawah yang eksotis, Candi Selogriyo tampak megah, alih-alih menyapa mentari pagi. Bagi penikmat petualangan purbakala, candi ini menjadi salah satu tujuan yang sangat menarik, mengingat lokasinya yang sangat strategis dan jauh dari hiruk-pikuk suasana kota. Secara administratif, candi ini terletak di Dusun Campurejo, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Peninggalan Mataram Kuno

Candi ini merupakan peninggalan bercorak Hindu dari Kerajaan Mataram Kuno (Medang). Pada relung-relung di sisi candi, terdapat lima buah arca yang kepalanya sudah hilang, yaitu Nandiswara, Mahakala, Durga, Ganesha dan Agastya; sama seperti candi-candi Hindu yang lainnya. Keunikan lain dari candi ini terletak pada puncaknya, yang disebut amalaka, yang menyerupai buah keben -tanaman khas Jawa.

Candi Selogriyo
Tampak depan candi.

Pada tahun 1998, tanah di bawah candi ini sempat longsor. Untuk menyelamatkan candi ini, dilakukan pemugaran kembali meskipun posisi candi kini tidak berada di tempat asalnya. Proses ini selesai pada tahun 2005. Tidak dijumpai adanya candi perwara di sekitar candi. Hmm, ketika saya melihat candi ini, bentuknya mirip dengan Candi Arjuna yang ada di Dieng.

Lingkungan Sekitar Candi

Bukan hanya suasana alam yang saya dapatkan ketika mampir ke candi ini, melainkan juga suasana aktivitas desa yang permai. Ada bapak dan ibu tani yang sibuk bercocok tanam, ada juga para penambang batu yang sibuk mengambil batu-batu sungai. Jika kondisinya terus terjaga seperti ini, saya berani jamin Anda betah berlama-lama di sini :).

Gerbang masuk area candi.
Nahlo! Ketahuan yang suka pacaran.
Arca-arca di Candi Selogriyo
Pemandangan terasering di sekitar candi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *